skip to main | skip to sidebar

ようこそ。。。

My Photo
パラミタ
Bandung, West Java, Indonesia
Avatar credit: anjichan @ LJ.
View my complete profile

ラベル

  • 順中級会話 (1)
  • driving lesson (2)
  • guiding (2)
  • Junjokyu Nihongo (3)
  • kewirausahaan (2)
  • KKNM (1)
  • Quiz (6)
  • TBI (1)
  • 会話 (1)
  • 会話LL (1)
  • 作文 (2)
  • 初級会話 (6)
  • 実践会話 (1)
  • 実践会話LL (1)
  • 宿題 (18)
  • 日本文学入門 (1)
  • 日本文学概論 (1)
  • 日本語学 (3)
  • 日記 (2)
  • 翻訳論 (1)
  • 順中級会話 (15)

思い出す。。。

  • August 2013 (2)
  • May 2013 (1)
  • April 2013 (1)
  • February 2013 (1)
  • December 2012 (4)
  • October 2012 (1)
  • September 2012 (1)
  • June 2012 (2)
  • April 2012 (2)
  • March 2012 (2)
  • February 2012 (1)
  • January 2012 (1)
  • December 2011 (2)
  • October 2011 (1)
  • September 2011 (1)
  • May 2011 (5)
  • April 2011 (2)
  • March 2011 (3)
  • January 2011 (1)
  • November 2010 (1)
  • October 2010 (3)
  • September 2010 (1)
  • June 2010 (19)

リンクス

  • Facebook
  • LiveJournal

友達

Plurk

Plurk.com

Questioning My Sanity

Some posts about school stuff...

SKI Mudik

Friday, October 22, 2010

Fenomena Mudik

Mudik adalah suatu proses budaya dan kebiasaan yang umumnya dilakukan perantau untuk kembali pulang ke kampung halamannya untuk bersilaturahmi melepaskan rindu, sekaligus, tanpa disadari, bertukar kebudayaan.

Indonesia merupakan keturunan Melanesia yang berasal dari yunani, China. Nenek moyang bangsa Indonesia sejak dahulu dikenal sebagai bangsa pengembara. Mereka mengembara untuk mencari sumber penghidupan dan mereka akan menetap di daerah yang cocok untuk pertanian maupun peternakan. Mudik terjadi sejak zaman dahulu dimana kegiatan seperti ritual penyembahan terhadap arwah nenek moyang menjadi alasan perantau kembali ke tanah leluhur mereka. Mereka pergi berbondong-bondong meninggalkan rumah untuk kembali ke tanah asalnya pada bulan-bulan yang dianggap baik. Karena saat itu agama belum berkembang, animisme dan dinamisme menjadi latar belakang kegiatan mudik.

Mudik merupakan kebiasaan yang penting, bahkan impian, bagi perantau karena dengan kembalinya perantau ke kampung halaman, mereka dapat merasakan kembali rasa kasih sayang keluarga yang ditinggal jauh untuk beberapa waktu yang lama, sekaligus melepaskan rasa stres kehidupan kota. Kehidupan sosial di kampung lebih kental rasa persaudaraannya dibanding di kota sehingga harkat dan nilai kemanusiaan akan terbangkitkan kembali dengan sendirinya.

Perantau pergi bermudik pada hari-hari besar seperti Hari Raya Lebaran, Natal, dan libur panjang sekolah. Beberapa memilih waktu yang lebih awal atau akhir untuk menghindari arus macet dan kenaikan biaya transportasi pada musim mudik.

Pemudik dari kota secara tidak langsung telah menjadi duta kota yang membawa berbagai macam hal baru yang berbau modern ke desa. Hal tersebut membawa banyak pengetahuan baru bagi mereka yang jauh dari kota mengenai arti dari kesuksesan, kerja keras, dan betapa tertinggalnya mereka dari kemajuan globalisasi.

オーサー パラミタ @ 5:08 AM  

ラベル 宿題

0 コメント:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod

Work under CC License

Creative Commons License